Ketahui 5 Cara Memindahkan Data Fingerprint ke Komputer Untuk Rekap Absensi

By | September 18, 2021
Cara Memindahkan Data Fingerprint ke Komputer

Merekap kehadiran karyawan dapat dilakukan dengan mudah apabila sistem absensi menggunakan fingerprint. Menjelang akhir bulan, pemilik fingerprint tinggal mencetak hasil dari scan sidik jari yang telah dilakukan tiap masuk kerja. Tentunya diperlukan pemahaman cara memindahkan data fingerprint ke komputer agar proses merekap kehadiran karyawan dapat berjalan dengan efisien.

Absensi menggunakan fingerprint memang lebih praktis bila dibandingkan dengan rekap manual. Catatan kehadiran dapat dilakukan dengan cepat, hanya hitungan detik. Sidik jari yang sifatnya unik membuatnya sangat sulit untuk dipalsukan, sehingga data absensi yang diperoleh akurat. Pemindahan data dapat dilakukan menggunakan bantuan komputer dengan menerapkan langkah-langkah seperti penjelasan berikut ini:

1. Hubungkan Flashdisk Pada Mesin Fingerprint

Untuk sistem absensi bagi karyawan, umumnya data perlu disalin tiap satu bulan sekali. Biasanya menjelang pemberian gaji, sehingga pimpinan dapat melihat kehadiran seluruh karyawan selama jam kerja. Adapun cara memindahkan data fingerprint ke komputer dapat dilakukan dengan cara menyalin file terlebih dahulu menggunakan flashdisk.

Siapkan sebuah flashdisk, kemudian hubungkan pada mesin fingerprint yang dimiliki. Selanjutnya tekan tombol OK atau Menu yang terdapat pada bagian kiri bawah. Secara otomatis, layar akan menampilkan perintah untuk memasukkan sidik jari dari admin. Silahkan scan sidik jari seperti pada saat melakukan absensi, tunggu sampai layar menampilkan daftar menu.

2. Transfer Data Absensi ke Flashdisk

Pada bagian daftar menu, pilih opsi ‘Atur Data’ untuk melihat seluruh data absensi yang sudah masuk. Penerapan cara memindahkan data fingerprint ke komputer dapat dilakukan dengan memilih ‘Donwload AttLog’ dan tunggu sampai seluruh berkas berhasil disalin ke flashdisk. Proses ini berjalan cukup cepat, sekitar kurang dari semenit.

Setelah menyalin data absensi ke flashdisk, silahkan keluar dari bagian pengaturan data dengan cara tekan tombol ESC. Pastikan tampilan layar berubah seperti pada saat menyalakan mesin fingerprint pertama kali. Silahkan cabut flashdisk tersebut, lalu siapkan komputer untuk menyalin data kehadiran karyawan yang dibutuhkan untuk rekap absensi.

3. Akses Layanan Attendance Management

Hubungkan flashdisk berisi data absensi pada komputer yang dimiliki. Tahapan menyalin data dilakukan menggunakan bantuan aplikasi Attendance Management. Apabila tidak tersedia, pengguna dapat mendownload dan menginstalnya terlebih dahulu pada komputer. Setelah pemasangan aplikasi selesai, buka layanan tersebut hingga muncul kolom dengan berbagai pilihan menu.

Perhatikan daftar menu pada bagian kiri, pilih ‘Pengaturan Flashdisk’ dan pilih opsi lainnya. Secara otomatis, layar komputer akan menampilkan kotak dialog yang berguna untuk mengimpor data absensi karyawan yang akan disalin. Adapun cara memindahkan data fingerprint ke komputer dilakukan pada menu ‘Import Data Transaksi’ dan klik opsi Impor dari USB.

4. Tunggu Proses Menyalin Data Absensi Hingga Selesai

Pemindahan data dari flashdisk ke komputer pada tahapan ini menghabiskan waktu yang tidak sebentar. Layar komputer akan menampilkan progress dari pemindahan data fingerprint tersebut, silahkan tunggu hingga selesai. Selanjutnya, pengguna perlu mengkonfirmasi perintah untuk mendownload file. Silahkan klik OK untuk menyetujuinya, lalu tutup kotak dialog yang digunakan untuk menyalin data.

5. Periksa Data Absensi yang Sudah Terkumpul

Untuk menampilkan data absensi, klik menu ‘Laporan’ yang terletak pada bagian paling atas. Atur laporan absensi dengan memilih opsi ‘Semua’ untuk menampilkan data seluruh karyawan. Kemudian atur bagian rentang waktu yang ingin ditampilkan pada komputer, misalnya selama 1 bulan. Akhiri dengan klik menu ‘Kalkulasi supaya komputer menampilkan seluruh data absensi.

Apabila terdapat data yang ingin diubah, pengguna dapat menyalin file ke Ms Excel terlebih dahulu. Caranya dengan klik ikon ‘Save’ yang terletak pada bagian atas, lanjutkan dengan menuliskan nama berkas. Aturlah tipe berkas menjadi bentuk Excel agar mudah untuk diedit sesuai yang diinginkan. Akhiri dengan klik Save untuk menyimpan rekap absensi karyawan.

Teknik ini pada dasarnya dapat diterapkan dengan mudah bila pengguna ingin memperoleh laporan kehadiran karyawan. Mulai dari laporan harian, rekapitulasi, data transaksi karyawan, dan sebagainya. Pengguna dapat mengetahui secara detail, mulai dari jam masuk kantor, jam istirahat, pulang, serta keterlambatan karyawan bila ada.

Itulah penjelasan tentang cara memindahkan data fingerprint ke komputer agar dapat melakukan rekap absensi. Secara keseluruhan, penggunaan fingerprint mampu memberikan kemudahan, tetapi sistem absensi ini juga memiliki sedikit kekurangan. Misalnya ketika tangan yang digunakan untuk absensi dalam kondisi yang kotor, berdebu ataupun berkeringat dapat membuat proses absensi kurang lancar.

 

BACA JUGA :  Cara Membersihkan Keyboard Laptop Paling Simpel dan Aman